Plurk
bukan memberi harapan :)
seseorang pasti pernah merasakan cinta, ntah itu cinta kepada orang tuanya, sahabatnya ataupun kepada kekasihnya . namuan apakah kau tahu, cinta yang sebenarnya ia rasakan? seberapa besar ia memberikan cinta dan kasih sayang nya itu untuk orang yang ia cinta ? itulah... perasaan seseorang terkadang kita ketahui secara kasat mata namun sebenarnya kita tidak mengetahui apa yang ia rasakan sebenarnya. apapun yang orang ucap tentang apa yang kita rasakan sebenarnya ada benarnya ada juga yang kurang tepat . karena sesungguhnya perasaan kita sendirilah yang merasakannya . orang lain hanya mengetahui apa yang dia rasa dan belum tentu sama dengan apa yang kita rasa.
begitupun perasaanku padanya, jelas tak ada orang yang mengetahuinya karena aku coba memendam itu sendiri , biarkan aku, tuhan dan buku diary yang mengetahuinya. jujur perasaan ku ini bukan bermaksud untuk memberikan harapan padanya namun aku tak ingin menyakiti keduanya . karena sesungguhnya mereka berdua adalah orang yang aku cinta, namun aku sulit untuk mengungkapkan yang sebenarnya . aku tak ingin menyakiti keduanya, lebih baik aku tak pilih siapapun karena sebenarnya mereka pula tidak memberikan hal yang menjamin untuk hubungan kedepannya .
mungkin yang aku rasakan saat dekat dengan mereka hanyalah sebatas teman tapi berbeda dengan teman biasanya , jujur percakapan kami pun hanya sebatas pertemanan namun sesekali mereka menyatakan perasaannya tapi aku mencoba tak menghiraukannya . tak apa obrolan yang bermakna dan tak ada obrolan yang membuat aku tertarik pada mereka . tapi aku mencoba menghargai perasaan yang mereka miliki kepadaku. jujur ini memang posisi yang sulit , antara aku dibenci dan aku di cintai . toh , sebenarnya cinta dan benci beda tipis kan? tapi aku mencoba membela diri bahwa posisi aku benar, jika aku memilih salah satu diantara mereka , aku pasti akan menyakiti mereka pula. jadi lebih baik aku diam dan mencari seseorang yang dijadikan sebagai panutan yang lebih dewasa dan membimbingku seutuhnya !
thanks... bye :)
14.54 | | 0 Comments
silent moment
semua orang percaya bahwa setiap manusia diciptakan dan ditakdirkan menemui jodohnya masing masing, tapi jika seseorang merasa dia lebih pantas memiliki dua orang yang sangat sangat dia cintai, apakah masih percaya kalau jodoh itu berpasangan? semua orang berhak mencintai , tapi konteksnya untuk seorang kekasih hanya satu yang benar benar dia cintai bukan lebih.
terkadang jika kita merindukan seseorang yang kita cintai , apakah kita berfikir orang tersebut juga merindukan kita ? sebenarnya cobalah berfikir positif . boleh kita berfikir tentang hal yang sama tapi sadar lindaaaa dia sudah menjadi milik orang lain , jika memang kau mencintainya coba fikir dia sudah nyaman bersama orang lain .
lantas , mengapa dia selalu memuji mengagung agungkan diriku ? apakah dia juga mencintai aku? tuhaaaannnn... mungkin posisi aku yang salah, bahkan akupun tak tahu posisi aku yang benar untuk bisa bersanding dengan dia . loh, tapi kan dia bukan siapa siapa ! dia hanya mengutarakan isi hatinya melainkan posisi dia sudah ada yang punya, lalu ... apa yang harus aku perbuat ? apa yang harus aku katakan? aku tak sanggup jika memang harus berkata jujur. mungkin itu terlalu pahit buatku.
aku yakini, posisiku yang kurang tepat, mungkin suatu saat nanti aku akan meminta dia untuk mengutarakan kembali bahwa aku siapa buat dia ? apakah aku pantas bersanding dengannya? ya.. tapi nanti, ntah kapan :(
13.07 | | 0 Comments
Senin, 17 Februari 2014
bukan memberi harapan :)
begitupun perasaanku padanya, jelas tak ada orang yang mengetahuinya karena aku coba memendam itu sendiri , biarkan aku, tuhan dan buku diary yang mengetahuinya. jujur perasaan ku ini bukan bermaksud untuk memberikan harapan padanya namun aku tak ingin menyakiti keduanya . karena sesungguhnya mereka berdua adalah orang yang aku cinta, namun aku sulit untuk mengungkapkan yang sebenarnya . aku tak ingin menyakiti keduanya, lebih baik aku tak pilih siapapun karena sebenarnya mereka pula tidak memberikan hal yang menjamin untuk hubungan kedepannya .
mungkin yang aku rasakan saat dekat dengan mereka hanyalah sebatas teman tapi berbeda dengan teman biasanya , jujur percakapan kami pun hanya sebatas pertemanan namun sesekali mereka menyatakan perasaannya tapi aku mencoba tak menghiraukannya . tak apa obrolan yang bermakna dan tak ada obrolan yang membuat aku tertarik pada mereka . tapi aku mencoba menghargai perasaan yang mereka miliki kepadaku. jujur ini memang posisi yang sulit , antara aku dibenci dan aku di cintai . toh , sebenarnya cinta dan benci beda tipis kan? tapi aku mencoba membela diri bahwa posisi aku benar, jika aku memilih salah satu diantara mereka , aku pasti akan menyakiti mereka pula. jadi lebih baik aku diam dan mencari seseorang yang dijadikan sebagai panutan yang lebih dewasa dan membimbingku seutuhnya !
thanks... bye :)
Minggu, 02 Februari 2014
silent moment
terkadang jika kita merindukan seseorang yang kita cintai , apakah kita berfikir orang tersebut juga merindukan kita ? sebenarnya cobalah berfikir positif . boleh kita berfikir tentang hal yang sama tapi sadar lindaaaa dia sudah menjadi milik orang lain , jika memang kau mencintainya coba fikir dia sudah nyaman bersama orang lain .
lantas , mengapa dia selalu memuji mengagung agungkan diriku ? apakah dia juga mencintai aku? tuhaaaannnn... mungkin posisi aku yang salah, bahkan akupun tak tahu posisi aku yang benar untuk bisa bersanding dengan dia . loh, tapi kan dia bukan siapa siapa ! dia hanya mengutarakan isi hatinya melainkan posisi dia sudah ada yang punya, lalu ... apa yang harus aku perbuat ? apa yang harus aku katakan? aku tak sanggup jika memang harus berkata jujur. mungkin itu terlalu pahit buatku.
aku yakini, posisiku yang kurang tepat, mungkin suatu saat nanti aku akan meminta dia untuk mengutarakan kembali bahwa aku siapa buat dia ? apakah aku pantas bersanding dengannya? ya.. tapi nanti, ntah kapan :(