Plurk

kau terindah








Hiiii...
selamat malam sebelumnya, lagi lagi aku pengen cerita dan gak ada bosen bosennya buat cerita disini . gak perduli bakalan ada yang baca atau enggak tapi setidaknya hatiku bisa sedikit lega karena semua yang aku rasakan bisa terungkapkan lewat sini .
Bersahabat itu memang seru, seperti mereka mereka ini. tanpa mereka aku bukanlah apa apa aku butuh yang namanya orang lain untuk berkomunikasi, untuk bekerjasama , untuk menghadapi setiap masalah untuk membantu kehidupan aku. dan mereka lah orang yang hampir selalu ada disetiap aku merasakan suka ataupun duka. dulu setiap pulang kampus kami selalu nongkrong depan balkon jurusan sekedar bercanda , membicarakan teman seangkatan, membicarakan kegiatan himpunan, membicarakan keluarga kami sendiri bahkan membicarakan dosen apapun kami bicarakan di balkon sana. bukan cuma membiacarakan orang lain lebih banyak kami berdiskusi tentang akademik tentang organisasi tentang hubungan asmara pun pernah . dulu waktu tingkat satu kami masih sering nongkrong di balkon tingkat dua makin sering karena kegiatan perkuliahan kami yang cukup santai kemudian tingkat tiga kami mulai jarang karena kami disibukkan dengan praktikum praktikum yang cukup menyita waktu bahkan sangat menyita waktu kami untuk sekedar mengobrol di balkon, tapi tetap dalam waktu satu minggu sekali kami pasti nongkrong di balkon. namun sangat disyangkan dulu saat awal awal kami sangat antusias terhadap himpunan sekarang semangat kami berkurang , mungkin karena kegiatan kuliah kami yang sangat padat. sedih sih karena tidak semua sahabat sahabat ku ikut praktikum yang cukup menyita waktu ini , ada juga dia yang ngulang mata kuliah sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan praktikum tapi tetap mereka mensupport kami yang mengikuti kegiatan praktikum begitupun kami memberikan umpan balik yang sama . nah , sekarang saking jarangnya kami berkomunikasi urusan himpunan, asmara ataupun kehidupan lainnya kami jadi lebih sering berdiskusi tentang akademik yang menyangkut judul praktikum . memang praktikum di jurusan kami itu sangat utama , ntah kenapa ya...
oke , langsung ke inti permasalahnnya ya .
aku punya dua sahabat di jurusan yang menurutku mereka sangat berjasa mengantarkanku menjadi seseorang selain diriku sendiri , keduanya ialah laki-laki , tidak suka nya aku pada mereka ialah ketika aku curhat mereka pasti menyanggah apa yang harus aku lakukan dan mereka pasti berusaha kontra dengan apa yang aku fikirkan , tetapi dibalik itu membuat aku berfikir dan semakin kuat dengan argumen aku dan mereka berusaha menguatkan aku mangkannya menjadi orang yang kontra. aku senang bersahabat dengan mereka, mereka mempunyai pemikiran yang unik dibanding temanku yang lain. singkat cerita , aku ada masalah dengan salah satu sahabatku , dia merasa aku meninggalkannya karena orang lain, sebenarnya aku punya alasan dibalik itu, aku takut rasa sahabat ku ini menjadi rasa lebih dari sayang aku menghindari itu sehingga aku memilih orang lain untuk kerja sama denganku dalam penelitian di tingkat akhir . aku tidak tahu perjuangan sahabatku ini mempertahankan ku supaya aku tetap partner dengan dirinya, aku ini memang jahat . aku memang sudah punya rasa sayang pada sahabat-sahabatku tapi rasa sayang itu seperti seorang ibu yang melindungi anak anaknya dan ingin anak anaknya itu bisa. namun sayangku kepada salah satu sahabatku ini berbeda, aku mempunyai rasa sayang seperti kekasih . sahabatku yang lainnya menyalahkanku dan aku sendiri merasa salah memang . tujuan aku ialah bersahabat dan aku selalu perduli dengan mereka tapi kenapa malah lebih , akupun menyesal dengan apa yang aku rasakan . kuungkapkan lah hal ini pada sahabat yang sedang bermasalah dengan ku , dan dia cukup kecewa dengan keputusan yang ku ambil bahwa ku lebih memilih orang lain sebagai partner atau kerja sama dalam penelitianku nanti . aku berulang kali meminta maaf karena aku mersa aku sendiri yang salah telah melibatkan banyak rasa namun dia sudah merasakan amarah dan benci padaku walau aku berjanji akan terus disamping dia tetapi dia tetap bersikeras bahwa dia tidak membutuhkanku lagi . sedih ? ya jelas, kecewa ? ya pasti , nangis ? oh tentu !
sebelumnya aku pernah punya sahabat wanita di SMA dan sekarang dia sedang sibuk dengan dunianya yang jauh kampusnya disana dan kami jarang sekali berkomunikasi tetapi masih kadang ketemu , nah sekarang aku mempunyai sahabat baru di kuliahaan dan aku nyaman dengan mereka . mereka-mereka lah yang bisa menguatkan aku hingga sekarang, aku sendiri jujur tidak nyaman dengan teman teman wanita ku yang sekarang di kuliahan karena menurutku mereka tidak ada yang perduli satu sama lain bahkan dengan teman lelakinya. aku merasa inilah saatnya dan disinilah aku harus bisa memberikan kesan yang baik sebelum aku pergi agar dikenang oleh mereka sahabat-sahabatku. tapi dengan adanya masalah seperti ini, aku merasa sudah melukai dan mengecewakan hati sahabatku, beribu maaf kulontarkan walaupun dia memaafkanku tapi tetap dia sudah tidak membutuhkanku lagi . ingin rasanya kita kembali seperti dulu lagi, kita masih sahabat aku masih bisa ketergantungan dengan kalian begitupun kalian . seharusnya kita saling butuh kan , bukan saling tidak perduli . kuliah kita memang tinggal sebentar lagi , aku harap kita kan baik baik saja kedepannya . aku memang salah , aku memang pantas dimarahi tapi tolong maafkan aku, aku hanya punya sahabat seperti kalian . kalian yang istimewa kalian yang menguatkan aku di kuliahan . aku butuh kalian sahabat-sahabat ku dan akan selalu butuh karena butuh tidak ada batasnya , begitupun kalian jika memang kalian butuh silahkan hubungi aku dan aku akan selalu ada membantu kalian . tolong jangan pergi, jangan tinggalkan aku . aku ialah orang yang sangat ketergantungan, aku butuh kalian (dek, im) .


by : linda

0 komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 09 Januari 2016

kau terindah








Hiiii...
selamat malam sebelumnya, lagi lagi aku pengen cerita dan gak ada bosen bosennya buat cerita disini . gak perduli bakalan ada yang baca atau enggak tapi setidaknya hatiku bisa sedikit lega karena semua yang aku rasakan bisa terungkapkan lewat sini .
Bersahabat itu memang seru, seperti mereka mereka ini. tanpa mereka aku bukanlah apa apa aku butuh yang namanya orang lain untuk berkomunikasi, untuk bekerjasama , untuk menghadapi setiap masalah untuk membantu kehidupan aku. dan mereka lah orang yang hampir selalu ada disetiap aku merasakan suka ataupun duka. dulu setiap pulang kampus kami selalu nongkrong depan balkon jurusan sekedar bercanda , membicarakan teman seangkatan, membicarakan kegiatan himpunan, membicarakan keluarga kami sendiri bahkan membicarakan dosen apapun kami bicarakan di balkon sana. bukan cuma membiacarakan orang lain lebih banyak kami berdiskusi tentang akademik tentang organisasi tentang hubungan asmara pun pernah . dulu waktu tingkat satu kami masih sering nongkrong di balkon tingkat dua makin sering karena kegiatan perkuliahan kami yang cukup santai kemudian tingkat tiga kami mulai jarang karena kami disibukkan dengan praktikum praktikum yang cukup menyita waktu bahkan sangat menyita waktu kami untuk sekedar mengobrol di balkon, tapi tetap dalam waktu satu minggu sekali kami pasti nongkrong di balkon. namun sangat disyangkan dulu saat awal awal kami sangat antusias terhadap himpunan sekarang semangat kami berkurang , mungkin karena kegiatan kuliah kami yang sangat padat. sedih sih karena tidak semua sahabat sahabat ku ikut praktikum yang cukup menyita waktu ini , ada juga dia yang ngulang mata kuliah sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan praktikum tapi tetap mereka mensupport kami yang mengikuti kegiatan praktikum begitupun kami memberikan umpan balik yang sama . nah , sekarang saking jarangnya kami berkomunikasi urusan himpunan, asmara ataupun kehidupan lainnya kami jadi lebih sering berdiskusi tentang akademik yang menyangkut judul praktikum . memang praktikum di jurusan kami itu sangat utama , ntah kenapa ya...
oke , langsung ke inti permasalahnnya ya .
aku punya dua sahabat di jurusan yang menurutku mereka sangat berjasa mengantarkanku menjadi seseorang selain diriku sendiri , keduanya ialah laki-laki , tidak suka nya aku pada mereka ialah ketika aku curhat mereka pasti menyanggah apa yang harus aku lakukan dan mereka pasti berusaha kontra dengan apa yang aku fikirkan , tetapi dibalik itu membuat aku berfikir dan semakin kuat dengan argumen aku dan mereka berusaha menguatkan aku mangkannya menjadi orang yang kontra. aku senang bersahabat dengan mereka, mereka mempunyai pemikiran yang unik dibanding temanku yang lain. singkat cerita , aku ada masalah dengan salah satu sahabatku , dia merasa aku meninggalkannya karena orang lain, sebenarnya aku punya alasan dibalik itu, aku takut rasa sahabat ku ini menjadi rasa lebih dari sayang aku menghindari itu sehingga aku memilih orang lain untuk kerja sama denganku dalam penelitian di tingkat akhir . aku tidak tahu perjuangan sahabatku ini mempertahankan ku supaya aku tetap partner dengan dirinya, aku ini memang jahat . aku memang sudah punya rasa sayang pada sahabat-sahabatku tapi rasa sayang itu seperti seorang ibu yang melindungi anak anaknya dan ingin anak anaknya itu bisa. namun sayangku kepada salah satu sahabatku ini berbeda, aku mempunyai rasa sayang seperti kekasih . sahabatku yang lainnya menyalahkanku dan aku sendiri merasa salah memang . tujuan aku ialah bersahabat dan aku selalu perduli dengan mereka tapi kenapa malah lebih , akupun menyesal dengan apa yang aku rasakan . kuungkapkan lah hal ini pada sahabat yang sedang bermasalah dengan ku , dan dia cukup kecewa dengan keputusan yang ku ambil bahwa ku lebih memilih orang lain sebagai partner atau kerja sama dalam penelitianku nanti . aku berulang kali meminta maaf karena aku mersa aku sendiri yang salah telah melibatkan banyak rasa namun dia sudah merasakan amarah dan benci padaku walau aku berjanji akan terus disamping dia tetapi dia tetap bersikeras bahwa dia tidak membutuhkanku lagi . sedih ? ya jelas, kecewa ? ya pasti , nangis ? oh tentu !
sebelumnya aku pernah punya sahabat wanita di SMA dan sekarang dia sedang sibuk dengan dunianya yang jauh kampusnya disana dan kami jarang sekali berkomunikasi tetapi masih kadang ketemu , nah sekarang aku mempunyai sahabat baru di kuliahaan dan aku nyaman dengan mereka . mereka-mereka lah yang bisa menguatkan aku hingga sekarang, aku sendiri jujur tidak nyaman dengan teman teman wanita ku yang sekarang di kuliahan karena menurutku mereka tidak ada yang perduli satu sama lain bahkan dengan teman lelakinya. aku merasa inilah saatnya dan disinilah aku harus bisa memberikan kesan yang baik sebelum aku pergi agar dikenang oleh mereka sahabat-sahabatku. tapi dengan adanya masalah seperti ini, aku merasa sudah melukai dan mengecewakan hati sahabatku, beribu maaf kulontarkan walaupun dia memaafkanku tapi tetap dia sudah tidak membutuhkanku lagi . ingin rasanya kita kembali seperti dulu lagi, kita masih sahabat aku masih bisa ketergantungan dengan kalian begitupun kalian . seharusnya kita saling butuh kan , bukan saling tidak perduli . kuliah kita memang tinggal sebentar lagi , aku harap kita kan baik baik saja kedepannya . aku memang salah , aku memang pantas dimarahi tapi tolong maafkan aku, aku hanya punya sahabat seperti kalian . kalian yang istimewa kalian yang menguatkan aku di kuliahan . aku butuh kalian sahabat-sahabat ku dan akan selalu butuh karena butuh tidak ada batasnya , begitupun kalian jika memang kalian butuh silahkan hubungi aku dan aku akan selalu ada membantu kalian . tolong jangan pergi, jangan tinggalkan aku . aku ialah orang yang sangat ketergantungan, aku butuh kalian (dek, im) .


by : linda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.